Honda,Yamaha,Suzuki dan Kawasaki merek dan identitas PART 1

Merek terkadang lebih menentukan pilihan seseorang terhadap barang mana yang akan dibeli dibandingkan produk yang ditawarkan. Memiliki motor produksi merek besar pasti akan menenangkan hati seorang pengendara sepeda motor, kalau kita membeli motor dari merek besar pastinya hal-hal seperti spare part,harga jual kembali dan kualitas motor itu sendiri terasa lebih baik. Merek yang berhasil ‘mendapatkan nama’ biasanya juga akan mendapat penjualan yang tinggi seperti contoh orang banyak menyebut motor sebagai  Honda walaupun mereknya bukan honda atau orang menyebut semua mie instan sebagai Indomi. Namun di dunia otomotif merek juga menunjukan image dan identitas sebuah produk, semisal apa yang kita bayangkan ketika mendengar brand Kawasaki pasti yang terbayang langsung sebuah motor gede yang mahal dan kencang. Nah hal seperti itu lah yang saya ingin bahas di artikel ini

 

1.Honda

Kita mulai dari merek yang juga produksi mobil dan motor-motornya paling laris bak kacang goreng di tanah air tercinta ini, sebuah merek yang sangat populer hingga sebagian orang terkadang menyebut motor dengan sebutan Honda padahal motor tersebut keluaran pabrikan lain. Image merek ini terkenal dengan image ‘motor bapak-bapak’ (no offense) dengan mesin yang tidak teralu garang cenderung awet dan lekukan body yang konvensional cukup untuk menunjukannya. Kita lihat rata-rata motor honda yang laku dari sebelum tahun 2000an adalah motor 4 tak yang memiliki tarikan yang cocok untuk orang-orang berumur. Dari desighn ya standar cenderung mengikuti kenginginan pasar liat aja body motor honda dari jaman seri C sampe kira-kira jamnnya Karisma. Baru akhirnya motor Honda memiliki model yang sporty mengikuti tren seperti HSX yang stikernya keren, CS1(biarpun gak laku) , Revo 100, Sampe Blade. Tapi tetep aja image honda bukan sebagai motor kenceng anak muda mesinnya tetep sebuah mesin yang dibuat sangat awet dan performanya gak segila para tetangga, tapi itu titik lebihnya motornya laku. Apa lagi layanan 3S nya paling bagus dibandingin kompetitor.

 

2.Yamaha

Pabrikan yang aslinya merupakan produsen piano yang juga membuat motor ini mulai ngetop akibat motor-motor 2 langkah seperti Force 1 dan RX-King, pabrikan yang satu ini dapat image yang cukup bagus sebagai maotor yang kencang. Apalagi prestasi luar biasa yang ditorehkan di ajang balap nasional dan Moto GP turut mendongkrak image pabrikan garpu tala.Yang jadi sumbunya tak lain dan tak bukan adalah si RX-jambret yang terhitung salah satu yang paling kenceng tapi murah di era 2-tak yang juga diikuti si bebek Force 1. Image motor kencang 2-tak ternyata malah turun ke era 4-tak apa lagi abis si Jupiter Z nongol dan ngerontokin motor-motor Suzuki di balap nasional dan baiknya performa Valentino Rossi di Moto GP. Diterusin Dengan si bebek super Jupiter MX yang juga berhasil di penjualan ngalahin FU karena cocok dengan selera orang Indonesia apalagi cc nya cukup gede untuk kelas bebek. Dalam jualan Yamaha adalah yang paling pinter dalem ngehadepin Honda dibandingin Suzuki ama Kawasaki. Contoh daripada ngeladenin honda di kelas 125 pasti bonyok Yamaha ngeluarin MX yang CCnya beda dikit dan mesinnya tegak memberikan kesan lebih, MX  juga ampuh ngebendung serangan Satria dan seenggaknya MX yang gak pake kopling tangan gak babak belur lah di tangan HSX dibandingin Shogun yang KO. Yamaha juga first mover bebek Mid class yaitu Jupiter Z yang ditemenin ama Vega R dulu plus juga first mover motor 150cc injeksi. Ya…. biarpun banyak yang bilang motor-motor 4 tak yamaha gak sekenceng saingannya tapi image kenceng Yamaha emang susah disamain pabrikan lain!

 

 

 

SUZUKI AMA KAWASAKI DI PART 2 JANGAN LUPA BACA!

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s